Pengguna PC pasti pernah mengalaminya bahkan tidak jarang ada yang berakibat fatal sehingga PC-nya tidak lagi dapat digunakan. Sedang asyik-asyiknya bermain game, tiba-tiba muncul bluescreen Windows yang menjadi momok siapapun dan melaporkan: "A fatal exception XY has occured at xx:zz in XYZ. The current application will be ter-minated". Mau tidak mau Windows-pun harus di restart.
Langkah Pertama: Periksa
Driver
Pusat pengendali dan konfigurasi seluruh driver dalam Windows 98 terletak pada Device-Manager (dapat diakses cepat melalui klik kanan My Computer dan memilih Properties). Di sini banyak kesalahan konfigurasi yang langsung terlihat saat menjalankannya: Bila ada 'tanda tanya', 'tanda seru kuning', atau 'tanda palang merah' pada salah satu device, berturut-turut hal ini berarti Windows tidak dapat mengenalinya, tidak berfungsi dengan benar, ataupun tidak aktif.
Dialog Properties menggambarkan penyebab masalah dengan sebuah kalimat pendek. Konflik resource, misalnya penggunaan sebuah Interrupt oleh beberapa komponen, akan ketahuan. Sering laporannya berbunyi "Sebuah perangkat yang tersambung tidak berfungsi dengan benar" atau "Drivernya tidak terinstalasi atau belum sepenuhnya ter-instalasi". Dengan laporan kesalahan yang kurang informatif semacam itu mungkin diperlukan instalasi ulang driver. Bila memang demikian, gunakan kesempatan tersebut untuk mendownload driver terbaru dari website produsennya. Untuk instalasi driver baru sayangnya tidak tersedia panduan standar. Mungkin sebelum instalasi ada baiknya Anda perlu menyingkirkan driver yang lama atau menghapus simbol device dari Device Manager. Yang terbaik ikuti saja panduan instalasi dari masing-masing produsen driver.
Gunakan Driver Terbaru
Walau pun Device Manager tidak menampilkan pesan kesalahan instalasi, driver bisa saja tidak berfungsi pada sistem. Banyak konflik dan ketidak-cocokan hanya tampil sesekali, sehingga Windows tidak langsung dapat mengetahuinya. Meskipun demikian tak perlu menggunakan tool Disassembler, Debugger atau Logic Analyzer. Kebanyakan produsen melaksanakan pekerjaan rumahnya dan dengan cepat menyediakan update untuk mengatasi bug yang ada. Yang sering menjadi masalah adalah driver untuk graphic card dan chipset motherboard. Tetapi pada dasarnya setiap komponen dapat menyebabkan crash sistem. Karena itu sebaiknya gunakan
driver terbaru untuk setiap perangkat (motherboard, graphic card, sound card,
network card dll.) yang tersedia pada website produsen masing-masing. Setelah instalasi semua driver baru, Anda tidak hanya memiliki driver yang telah diperbaiki dan biasanya lebih cepat, tetapi juga membuat sebuah sistem yang lebih stabil.
Update BIOS Anda
Bila segala update driver tidak banyak menolong, sudah saatnya Anda masuk ke dalam BIOS atau disebut induk semua driver. Update BIOS juga tersedia pada website produsen BIOS bersangkutan. Sebuah referensi BIOS untuk motherboard
tidak ada. Berhubung saat meng-update BIOS Anda mengakses jantung PC, ikuti dengan cermat panduan produsen dan lakukan langkah-langkah pengamanan, misalnya backup BIOS yang lama. Soalnya bila updatenya gagal, seluruh board tidak dapat dipakai. Setelah update, jalankan sistem dengan setting standar (default). Bila PC berjalan stabil, Anda dapat mulai meng-optimalkan BIOS.
Mendiagnosa Hardware: Mencari
sumber masalah secara sistematis
Bila tip di atas tidak membawa hasil, mungkin kesalahan terletak pada hardware. Tak perlu ragu, tanpa lulus studi fisika atau elektro pun Anda bisa mencari penyebabnya. Setelah casing dibuka, pertama-tama periksa semua komponen: Apakah prosesor telah dipasangkan dengan baik pada soket atau slotnya. Demikian juga modul RAM, kartu ISA atau PCI dalam slot masing-masing. Perlu juga diperhatikan graphic card AGP yang sering membuat masalah, karena kontaknya dengan slot AGP sangat sensitif dan gampang bermasalah jika graphic card tidak tepat pada dudukannya. Periksa juga semua hubungan kabel. Bila kontak catu daya untuk harddisk tidak stabil dapat menyebabkan crash. Demikian pula kabel printer yang tak dihubungkan dengan benar. Di samping itu Anda dapat memeriksa, apakah ada komponen yang menunjukkan tanda-tanda anomali (misalnya kondensator berwarna atau sebagainya). Komponen tertentu dapat langsung terlihat mengalami kerusakan.
Terakhir, hidupkan PC dalam keadaan casing yang terbuka dan periksa, apakah semua kipas berfungsi, baik itu kipas untuk CPU, graphic card, dan daya. Komponen yang membutuhkan pendinginan aktif akan dapat berhenti berfungsi, kipasnya tidak jalan. Bila dengan semua tip di atas Anda belum berhasil, hanya satu yang dapat dilakukan: Singkirkan semua komponen, kecuali prosesor, RAM, hard disk graphic card. Bila PC berjalan stabil dalam konfigurasi minimal tersebut, kembalikan satu per satu komponen lain yang dilepas ke tempat masing-masing.
Software untuk Mencegah Hilangnya Data
Lebih baik berjaga-jaga sebelum terlambat: Amankan secara teratur data
Anda, walaupun untuk melakukannya dibutuhkan kedisiplinan. Untuk data yang tidak banyak cukup mengcopy nya ke sebuah disket biasa atau Zip. Untuk data yang lebih banyak gunakan program backup Windows atau aplikasi shareware dan freeware. Sebagai medianya bisa CD-ROM, CD-RW, Jaz atau media penyimpan lain. Membuat image dari hard disk Instalasi ulang Windows yang merepotkan dan lama dapat Anda hindari dengan membuat image hard disk seluruh partisi atau tiap partisinya setelah instalasi. Yang dimaksud image disini adalah copy identik dari semua data dan konfigurasi Windows dengan semua file sistem dan informasi boot sektor. Hal tersebut tidak bisa dilakukan dengan perintah copy biasa pada Windows Explorer. Produsen utility ternama Powerquest dan Symantec menyediakan tool image hard disk yaitu Drive Image 3.02 (www.powerquest.com) dan Norton Ghost 2001 (www.symantec. com ) yang mudah digunakan. Rekonstruksi sistem Dengan utility khusus ini instalasi yang salah atau gagal dapat dibatalkan. Untuk itu sebelum perubahan yang bersifat kritis pada sistem baik manual atau otomatis, sistem akan ditandai dengan checkpoint. Fungsi utility ini mirip dengan System Restore pada Windows Me. Bila ada masalah, sistem dapat kembali ke kondisi checkpoint terakhir. Tersedia 3 tool untuk Windows 95/98:
Adaptecs Go Back 2.2 (www.adaptec.com) Powerquest Second Chance 2.0 (www.powerquest.com) Config Safe Desktop Edition 3.0 (www.configsafe.com) yang mendukung NT dan Windows 2000.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar